
![]() |
Kolaborasi Paskas Sidrap dan Kepolisian Gerakan Infaq Beras untuk Pesantren |
NARASIRAKYAT, Sidrap, 18 Oktober 2024 – Komunitas Pasukan Amal Sholeh (Paskas) Sidrap kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan pesantren di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang. Melalui program Gerakan Infaq Beras Paskas Sidrap menyalurkan bantuan beras kepada sejumlah pesantren yang berada di Kecamatan Tellu Limpoe dan Panca Lautang. Kegiatan amal ini juga melibatkan pihak kepolisian setempat dalam proses distribusi, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pesantren-pesantren yang membutuhkan.
Program Infaq Beras ini merupakan salah satu inisiatif dari Paskas Sidrap untuk memenuhi kebutuhan pangan santri, khususnya dalam penyediaan beras. Banyak pesantren di wilayah tersebut mengandalkan donasi untuk memenuhi kebutuhan harian para santri, dan bantuan ini menjadi sangat berarti untuk meringankan beban operasional pesantren, terutama yang berada di daerah pedesaan.
Proses distribusi infaq beras ini dilakukan dengan bantuan dari kepolisian setempat, yang turut serta dalam pengamanan dan pengawalan distribusi. Kolaborasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat, mengingat keterlibatan aparat keamanan dalam kegiatan sosial semacam ini turut mempererat hubungan antara masyarakat, pesantren, dan pihak kepolisian.
Bantuan beras yang disalurkan diharapkan dapat mencukupi kebutuhan para santri selama beberapa bulan ke depan. Pesantren-pesantren di Kecamatan Tellu Limpoe dan Panca Lautang yang menerima bantuan tersebut menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Paskas Sidrap serta pihak kepolisian.
Pimpinan salah satu pesantren penerima bantuan, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan kegiatan belajar-mengajar di pesantren. "Kami sangat berterima kasih atas infaq beras yang diberikan. Ini akan membantu kami dalam menyediakan kebutuhan pangan bagi santri, sehingga mereka dapat fokus pada pendidikan agama tanpa khawatir soal makanan," ujarnya.
Gerakan Infaq Beras Paskas Sidrap ini telah berlangsung selama beberapa tahun dan terus berkembang, dengan melibatkan berbagai pihak dalam proses distribusinya. Tidak hanya di Sidrap, gerakan ini juga telah menginspirasi komunitas lain di berbagai daerah untuk menjalankan kegiatan serupa.
Kegiatan ini juga diiringi dengan pesan-pesan moral dan edukasi tentang pentingnya sedekah dan berbagi, baik kepada santri maupun masyarakat sekitar. Santri-santri yang menerima bantuan juga diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, seperti gotong royong dan membantu masyarakat di sekitar pesantren.
Melalui kegiatan semacam ini, Paskas Sidrap berharap dapat membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang lebih luas, khususnya dalam mendukung pendidikan agama di pesantren-pesantren. Dengan dukungan dari masyarakat dan lembaga seperti kepolisian, gerakan ini diharapkan dapat terus berjalan dan memberi manfaat bagi lebih banyak pesantren di masa mendatang.
Sebagai penutup, Koordinator Paskas Sidrap menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata dari pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam membantu sesama. "Kami tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian, sangat membantu dalam memastikan program ini berjalan lancar. Kami berharap masyarakat dapat terus mendukung inisiatif ini sehingga manfaatnya semakin luas," pungkasnya.
Gerakan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak tentang pentingnya berbagi kepada mereka yang membutuhkan, dan Paskas Sidrap dengan Gerakan Infaq Beras-nya telah menunjukkan bahwa kepedulian dapat memberikan dampak yang besar bagi kesejahteraan pesantren dan santri.