
![]() |
Dinsos Kab. Sidrap Gelar Operasi Razia Gelandangan dan Pengemis di Sidrap Langkah Nyata Menciptakan Ketentraman Sosial |
NARASIRAKYAT, Sidrap, 5 Juni 2024 - Dalam upaya menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, Dinas Sosial Kabupaten Sidrap bekerja sama dengan berbagai pihak melakukan operasi razia gelandangan dan pengemis (gepeng) di beberapa lokasi strategis di Sidrap, termasuk ruang publik, lampu merah, pelataran minimarket, dan kawasan Pangkajene dan sekitarnya.
Operasi yang melibatkan Dinas Sosial (Dinsos), staf fungsional, pekerja sosial, tenaga kesehatan sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan masyarakat ini berhasil menjaring sejumlah gepeng. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidrap, Wahidah Alwi, S.P., MM., menyatakan bahwa tujuan utama dari razia ini adalah untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat serta melakukan rehabilitasi sosial bagi para gepeng.
"Saya mengapresiasi kerja keras tim di lapangan. Operasi ini bukan hanya untuk menertibkan, tetapi juga memastikan bahwa mereka yang terjaring mendapatkan bantuan dan rehabilitasi sosial yang mereka butuhkan," ujar Wahidah Alwi.
Selama operasi, ditemukan beberapa gepeng yang berasal dari luar daerah. Salah satunya adalah seorang individu dengan KTP Pinrang yang setelah diperiksa, ternyata sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan telah menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Pinrang. Untuk tindak lanjut, Dinsos Sidrap menyerahkan individu tersebut kepada Dinsos Pinrang untuk pendampingan lebih lanjut.
Pada hari Rabu, 5 Juni 2024, operasi razia juga mendapati pasangan suami istri yang sering mengemis di lampu merah sekitar Toko Sarinah. Sang istri memiliki KTP Pangkep, sedangkan suaminya ber-KTP Jeneponto. Pasangan ini bersikeras tidak mau pulang ke kampung halaman mereka meskipun kondisi mereka memprihatinkan, terlebih lagi mereka meninggalkan bayi mereka yang baru berumur lima hari untuk mengemis. Demi kepentingan terbaik bagi anak mereka, staf Dinsos Sidrap mengantar mereka ke rumah tante sang suami di Tanru Tedong hingga tengah malam.
Operasi razia ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan memberikan perhatian khusus kepada kesejahteraan sosial warganya. Dengan adanya sinergi antara berbagai pihak, diharapkan masalah gelandangan dan pengemis dapat diminimalisir, dan mereka yang membutuhkan bantuan dapat memperoleh penanganan yang tepat.
"Kami akan terus melakukan pemantauan dan memberikan dukungan yang diperlukan bagi para gepeng. Dinsos Sidrap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan solutif," tambah Wahidah Alwi.
Operasi ini juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap masalah sosial di sekitarnya dan bekerja sama dengan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.