
![]() |
Asosiasi Mahasiswa Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang Melalui ESA CARE Bantu Korban Kebakaran di Desa Walatedong |
NARASIRAKYAT, Rappang - Dalam aksi solidaritas yang menggugah hati, Departemen Hubungan Masyarakat dan Pers Kampus dari Asosiasi Mahasiswa Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, yang dikenal dengan ESA CARE, mengadakan kegiatan penggalangan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Walatedong. Kegiatan ini dihelat di dua lokasi strategis: Monumen Bambu Runcing dan Jalan Poros Enrekang.
Kebakaran yang terjadi di Desa Walatedong beberapa waktu lalu telah menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Menanggapi kejadian ini, ESA CARE bergerak cepat mengorganisir kegiatan kemanusiaan untuk meringankan beban para korban. Kegiatan penggalangan bantuan ini mencakup distribusi paket bantuan dasar, seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan hidup lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
"Kami terpanggil untuk berkontribusi membantu meringankan penderitaan warga Walatedong yang terkena musibah. Ini adalah wujud nyata dari empati dan kepedulian kami sebagai bagian dari komunitas akademik dan masyarakat luas," ujar salah satu pengurus.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dan apresiasi dari pihak universitas dan pemangku kepentingan lokal. "Kami bangga dengan inisiatif dan respons cepat yang ditunjukkan oleh mahasiswa kami dalam menghadapi tragedi ini. Mereka telah menunjukkan apa artinya menjadi bagian dari solusi di tengah kesulitan yang dihadapi bersama atas azas kepeduliaan dan kemanusiaan," kata, Kaprodi Bahasa Inggris, Dr. Sam Hermansyah.
Diharapkan dengan adanya bantuan ini, warga Desa Walatedong dapat memulai proses pemulihan dari dampak kebakaran. Kegiatan solidaritas ESA CARE ini merupakan salah satu dari banyak usaha yang dilakukan oleh komunitas akademik UMS Rappang dalam memberikan kontribusi sosial yang berarti untuk masyarakat luas, sekaligus membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong tetap menjadi pilar utama dalam setiap tindakan kemanusiaan.