
Oleh : Anshar Ahmad - OKa Indonesia (Food & Drink)
Narasirakyat.my.id,SIDRAP -- Hastag Beli Produk Teman, dalam rangka Menggerakkan Ekonomi Indonesia ini sebenarnya istilah yg sudah cukup populer di kalangan para pelaku UMKM, istilah ini pertama kali saya dengar dari teman-teman tangan Di Atas (TDA) Parepare beberapa tahun terakhir, berlanjut ke Sidrap di Komunitas Para Pelaku UMKM Sidrap, Yakni "Kampong Sukses".
Sependek pengetahuan saya, beli produk teman ini berarti turut andil untuk mendukung keberlangsungan Usaha teman-teman kita yg mungkin juga sama-sama sebagai pelaku UMKM, baik yg sudah mulai beranjak di level industri terlebih lagi yg baru merintis UMKM, termasuk para Reseller dan Suplayer yg pada dasarnya bukan produk buatan/Racikan sendiri.
Dengan kita berbelanja ke teman sendiri, apalagi menghindari budaya "Nawar" tentunya akan membuat teman kita semakin termotivasi untuk meningkatkan Produktivitas dan Pelayanannya, bahkan hanya dengan menyenangkan hati teman kita, agar terus semangat mengembangkan usahanya.
Selain dari sisi ekonomi, dari sisi beragama juga ada nilai pahalanya, membeli produk teman adalah bagian dari merawat silaturahim, tentunya dengan menghindari budaya nawar tadi, karena dengan nawar justru akan membuat silaturahim menjadi renggang, olehnya, kita sebagai teman yang harus memberi support, tidak hanya belanja tapi juga bersedekah.
Budaya nawar adalah budaya meminta dan itu tidak sejalan dengan Ajaran Agama kita yakni Islam.
Jenis jualan yang sama semestinya juga saling mempromosikan, bukan malah dijadikan saingan, tapi harus dijadikan Partner Dagang.
Prinsip saya sebagai pelaku usaha yg baru merintis, bahwa Membeli Barang Dagangan Teman saya yakini Allah akan datangkan pembeli yg jauh lebih banyak dan berkah dari pada apa yg kita lakukan.